Kecerdasan adversitas merupakan kemampuan individu dalam menghadapi, mengelola, dan mengatasi berbagai kesulitan, termasuk dalam proses pembelajaran. Dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), peserta didik tidak hanya dituntut memiliki kemampuan kognitif, tetapi juga ketangguhan mental dan spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep kecerdasan adversitas menurut Paul G. Stoltz dalam perspektif Islam serta implikasinya terhadap pembelajaran PAI. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Sumber data diperoleh dari Al-Qur'an, hadis, buku karya Paul G. Stoltz, serta berbagai artikel dan literatur yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai konsep yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi kecerdasan adversitas menurut Paul G. Stoltz yang meliputi Control, Origin and Ownership, Reach, dan Endurance (CORE) memiliki relevansi dengan nilai-nilai Islam, seperti sabar, tawakal, ikhtiar, syukur, dan istiqamah. Implementasi nilai-nilai tersebut dalam pembelajaran PAI dapat meningkatkan ketangguhan peserta didik dalam menghadapi kesulitan belajar, menumbuhkan motivasi intrinsik, serta membentuk karakter religius yang kuat. Dengan demikian, kecerdasan adversitas berbasis nilai-nilai Islami berkontribusi terhadap keberhasilan belajar dan pembentukan kepribadian peserta didik secara menyeluruh.
Copyrights © 2026