Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kecerdasan Adversitas (Adversity Quotient): Perspektif Al Qur’an dan Hadits Tarbawi Nia Kurniawati; Rahendra Maya; Ahmad Yani
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i5.1007

Abstract

Kecerdasan adversitas merupakan kemampuan individu dalam menghadapi, mengelola, dan mengatasi berbagai kesulitan, termasuk dalam proses pembelajaran. Dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), peserta didik tidak hanya dituntut memiliki kemampuan kognitif, tetapi juga ketangguhan mental dan spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep kecerdasan adversitas menurut Paul G. Stoltz dalam perspektif Islam serta implikasinya terhadap pembelajaran PAI. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Sumber data diperoleh dari Al-Qur'an, hadis, buku karya Paul G. Stoltz, serta berbagai artikel dan literatur yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai konsep yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi kecerdasan adversitas menurut Paul G. Stoltz yang meliputi Control, Origin and Ownership, Reach, dan Endurance (CORE) memiliki relevansi dengan nilai-nilai Islam, seperti sabar, tawakal, ikhtiar, syukur, dan istiqamah. Implementasi nilai-nilai tersebut dalam pembelajaran PAI dapat meningkatkan ketangguhan peserta didik dalam menghadapi kesulitan belajar, menumbuhkan motivasi intrinsik, serta membentuk karakter religius yang kuat. Dengan demikian, kecerdasan adversitas berbasis nilai-nilai Islami berkontribusi terhadap keberhasilan belajar dan pembentukan kepribadian peserta didik secara menyeluruh.
Educational Motivation from the Perspective of the Qur’an and Tarbawi Hadiths Nisa Ayanti; Rahendra Maya
The Future of Education Journal Vol 5 No 2 (2026): Continued
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v5i2.2004

Abstract

Knowledge and motivation are the main pillars of educational success; within the context of Islamic education, learning motivation contributes not only to academic achievement but also to the formation of faith and moral character. This article explores the concept of educational motivation as presented in the Qur’an and the Prophet’s hadiths, and its implications for modern educational practice. The research method is library research and textual analysis of classical and contemporary sources concerning Qur’anic verses (QS. Al-‘Alaq, Al-Mujadalah, At-Taubah, Az-Zumar) and hadiths related to the virtue of knowledge, the obligation to seek knowledge, and tafaqquh fiddin (deep understanding of religion). Findings indicate that Islamic sources provide a strong normative foundation for learning motivation that encompasses spiritual, moral, social, and cognitive dimensions; recommended motivational strategies include instilling the values of tawhid, teacher role-modeling, use of inspirational narratives, targhib wa tarhib (encouragement and warning), and integration of literacy and research into learning. Contemporary implementation is recommended through integration of faith and knowledge in the curriculum, strengthening literacy and research culture, development of higher-order thinking skills (HOTS), inclusive educational services, and prudent use of digital technology to foster students’ intrinsic and extrinsic motivation. This study affirms that a pedagogical approach that combines normative-religious elements with modern educational practices can address the crisis of motivation in learning and shape a knowledgeable and virtuous generation.