Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran soal kontekstual dalam mendukung proses berpikir siswa pada materi persamaan kuadrat. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 9 siswa kelas X yang dipilih secara purposif berdasarkan kemampuan matematika (tinggi, sedang, rendah). Data dikumpulkan melalui tes tertulis (3 soal kontekstual), wawancara semi-terstruktur, dan observasi. Analisis data mengikuti model Miles & Huberman serta diuji keabsahannya dengan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa soal kontekstual berperan positif dalam: (1) membantu siswa memahami masalah melalui keterkaitan dengan pengalaman nyata, (2) memicu proses pemodelan matematika meskipun masih menjadi tantangan terbesar, (3) mendorong fleksibilitas strategi penyelesaian pada siswa kemampuan tinggi dan sedang, serta (4) menumbuhkan kemampuan verifikasi solusi dalam konteks, terutama pada siswa kemampuan tinggi. Siswa kemampuan rendah masih mengalami hambatan signifikan pada tahap pemodelan dan verifikasi. Dengan demikian, soal kontekstual turut berperan dalam mendukung proses berpikir siswa secara bertahap, namun peran tersebut terlihat berbeda pada siswa dengan tingkat kemampuan matematika awal yang berbeda. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan pembelajaran matematika kontekstual melalui identifikasi tahapan berpikir siswa berdasarkan tingkat kemampuan matematika.
Copyrights © 2026