Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi yang masih kental dengan adat dan istiadatnya. Prinsip dan nilai yang dipegang menjadikannya sebagai simbol indak lakang dek paneh, indak lapuak dek hujan. Makna yang terkandung pada petitih tersebut menyiratkan bahwa nilai yang dipegang masyarakat memiliki pondasi yang penting untuk menghadapi sebuah kemajuan zaman. Kajian literatur ini bertujuan untuk menyebarluaskan mengenai pola pendidikan karakter yang ditanamkan oleh adat di Minangkabau. Ada duo baleh (dua belas) hal yang dilarang dan menjadi pedoman anak-anak di Minangkabau dalam menjalani pola pendiidkan karkater sedari dini. Dengan harapan, sumbang duo baleh bisa menjadi kompas moral ke depan sehingga pendidikan karakter, empati, moral tidak tergerus. Artikel ini tidak lain untuk memberikan pandangan bagaimana pola pendidikan karakter di Minangkabau.
Copyrights © 2026