Transformasi pendidikan di era digital menuntut restrukturisasi komponen kurikulum agar adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif inovasi kurikulum pembelajaran Bahasa Arab berbasis Kecerdasan Buatan (AI) melalui pemetaan peluang pedagogis, identifikasi tantangan nyata, serta perumusan model tata kelola integrasi yang ideal. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif analitis dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap buku pengembangan kurikulum dan berbagai artikel jurnal ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI menawarkan peluang besar dalam mewujudkan pembelajaran berdiferensiasi melalui sistem adaptif (adaptive learning), penguatan kemahiran berbahasa (maharah) secara mandiri melalui conversational chatbot, serta efisiensi evaluasi makro berbasis AI Analytics. Namun, penetrasi teknologi ini juga menghadapi tantangan serius, seperti ancaman terhadap orisinalitas nalar akibat ketergantungan pada jawaban instan, isu perlindungan data, serta rendahnya kesiapan sumber daya manusia yang disebabkan oleh minimnya pemahaman guru terhadap substansi AI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa formula kurikulum masa depan yang ideal adalah penerapan model kolaborasi manusia-mesin berbasis tata kelola human-centered governance yang selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka, di mana AI berfungsi sebagai penggerak teknis, sementara pendidik tetap memegang kendali utama (human-in-the-loop) dalam menjaga nilai-nilai moral dan humanistik pembelajaran.
Copyrights © 2026