Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif mengenai efektivitas penerapan dynamic stretching sebagai strategi pemanasan dalam meminimalisasi risiko cedera ekstremitas bawah serta mengoptimalkan performa fisik eksplosif pada atlet di cabang olahraga atletik. Metode penelitian yang diterapkan adalah kajian literatur deskriptif-analitis dengan pendekatan content analysis terhadap 13 artikel ilmiah berkualitas tinggi yang diperoleh dari basis data ilmiah Scopus, Google Scholar, dan Garuda. Hasil analisis sintesis data menunjukkan bahwa implementasi peregangan dinamis memberikan kontribusi positif yang signifikan terhadap peningkatan kapasitas Range of Motion (ROM) sendi sekaligus mereduksi insidensi cedera fungsional otot paha belakang (hamstring). Selain itu, modalitas pemanasan dinamis ini terbukti efektif memicu efek Post-Activation Potentiation (PAP) yang mampu meningkatkan daya ledak otot tungkai serta mempercepat kecepatan akselerasi lari jarak pendek (sprint) dibandingkan dengan metode peregangan statis tradisional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dynamic stretching merupakan strategi pemanasan fungsional yang sangat efektif dalam menyelaraskan aspek keselamatan fisik dengan pencapaian performa puncak atlet di lintasan. Oleh karena itu, integrasi protokol regangan dinamis yang terstruktur berbasis bukti sangat direkomendasikan untuk diterapkan oleh para pelatih fisik olahraga. Kata kunci: dynamic stretching, pemanasan, cedera hamstring, performa eksplosif, atletik.
Copyrights © 2026