Public speaking merupakan salah satu kompetensi komunikasi yang sangat penting dalam kehidupan akademik, profesional, maupun sosial. Kemampuan berbicara di depan umum tidak hanya ditentukan oleh penguasaan materi, tetapi juga dipengaruhi oleh kemampuan membangun kredibilitas, menyentuh emosi audiens, dan menyampaikan argumen secara logis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teori retorika Aristoteles yang terdiri atas Ethos, Pathos, dan Logos dalam meningkatkan efektivitas public speaking. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur berupa buku, jurnal ilmiah, dan artikel terkait komunikasi serta public speaking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga unsur retorika Aristoteles memiliki peran yang saling melengkapi dalam membangun komunikasi yang efektif. Ethos meningkatkan kepercayaan audiens, Pathos memperkuat keterlibatan emosional, dan Logos memperjelas rasionalitas pesan yang disampaikan. Selain itu, teori komunikasi Laswell dan pendekatan dramaturgi turut mendukung keberhasilan komunikasi publik melalui pengelolaan pesan dan citra pembicara. Dengan demikian, penerapan teori retorika klasik tetap relevan dalam praktik public speaking modern.
Copyrights © 2026