Kajian terhadap hubungan antara ayat-ayat Al-Qur'an dengan ilmu pengetahuan modern merupakan salah satu pendekatan yang berkembang dalam studi Islam kontemporer. Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan Surat Yasin ayat 38–40 dalam perspektif teori rotasi dan revolusi benda langit berdasarkan kajian tafsir dan astronomi modern. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari Al-Qur'an, kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer, serta literatur astronomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat-ayat tersebut menggambarkan keteraturan gerak Matahari, Bulan, serta pergantian siang dan malam sebagai bagian dari sistem kosmik yang berjalan sesuai ketetapan Allah SWT. Penafsiran ilmiah memperlihatkan adanya kesesuaian antara deskripsi Al-Qur'an dengan konsep rotasi Bumi, revolusi Bumi mengelilingi Matahari, revolusi Bulan mengelilingi Bumi, serta pergerakan Matahari dalam orbitnya mengelilingi pusat Galaksi Bima Sakti. Kajian ini menegaskan bahwa Al-Qur'an bukanlah buku astronomi, melainkan kitab petunjuk yang memuat isyarat ilmiah yang mendorong manusia melakukan observasi terhadap alam semesta.
Copyrights © 2026