Perilaku prososial merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan sosial siswa karena mencerminkan kemampuan individu dalam membantu, bekerja sama, berbagi, dan menunjukkan kepedulian terhadap orang lain. Namun, masih ditemukan siswa yang menunjukkan keterbatasan perilaku prososial seperti rendahnya kepedulian sosial, kurangnya kerja sama, dan minimnya keterlibatan dalam aktivitas membantu. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan modifikasi perilaku berbasis Teori Sosial Kognitif dalam meningkatkan perilaku prososial siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan enam informan yang terdiri dari guru dan siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik melalui proses pengkodean data, pengelompokan kategori, pembentukan tema, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan modifikasi perilaku berbasis Teori Sosial Kognitif dilakukan melalui empat proses utama, yaitu modeling, reinforcement positif, pembiasaan perilaku, dan pengembangan regulasi diri. Guru dan teman sebaya berperan sebagai model sosial yang memberikan contoh perilaku prososial, sedangkan reinforcement positif membantu mempertahankan perilaku tersebut. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan perilaku prososial siswa terbentuk melalui interaksi timbal balik antara faktor individu, perilaku, dan lingkungan sosial.
Copyrights © 2026