Wadi merupakan produk ikan fermentasi tradisional dari masyarakat Dayak Kalimantan yang dibuat dengan cara memfermentasi ikan air tawar bersama garam dan substrat karbohidrat. Penelitian ini menggunakan beras ketan sangrai sebagai substrat fermentasi dalam pembuatan wadi dari ikan gabus (Channa striata). Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan proses pembuatan wadi menggunakan beras ketan sangrai, meliputi tahap persiapan bahan baku, penyangraian, fermentasi, hingga karakteristik produk yang dihasilkan. Uji organoleptik dilakukan oleh 6 panelis tidak terlatih menggunakan skala hedonik 1–5. Hasil menunjukkan bahwa parameter warna memperoleh rata-rata skor tertinggi sebesar 4,33 (suka), diikuti tekstur 4,17 (suka), aroma 3,50 (suka), dan tingkat keasinan 2,17 (tidak suka). Secara keseluruhan, 83,3% panelis menyatakan menyukai produk wadi yang dihasilkan.
Copyrights © 2026