Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji beban administratif guru dan perubahan hubungan pedagogis dalam penerapan Kurikulum Berbasis Cinta di MAN 2 Banyumas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan Wakil Kepala Kurikulum, guru Akidah Akhlak, serta tiga siswa kelas XI. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa meskipun format kurikulum mengalami perubahan, beban administrasi guru tetap tinggi. Namun, guru telah mempersiapkan perangkat ajar sejak awal tahun sehingga tidak mengganggu proses pembelajaran tatap muka. Hubungan pedagogis dalam Kurikulum Berbasis Cinta cenderung lebih humanis, ditandai dengan sikap guru yang sabar, mendukung, dan membimbing siswa. Siswa merasa lebih diperhatikan, walaupun mereka menghadapi kesulitan dalam mengatur waktu, terutama bagi yang tinggal di asrama dan aktif dalam organisasi. Keunikan penelitian ini terletak pada analisis penerapan Kurikulum Berbasis Cinta yang masih jarang dikaji serta kontribusinya dalam memahami keseimbangan antara beban administrasi guru dan hubungan pedagogis yang bersifat humanis di lingkungan madrasah
Copyrights © 2026