Global Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol. 3 No. 2 (2023): November 2023, GLOBAL ABDIMAS

TATA KELOLA KOLABORATIF DALAM PENANGANAN STUNTING DI DESA LAKATONG KECAMATAN MANGARABOMBANG KABUPATEN TAKALAR

Sudiarti Dewi Kurra (Universitas Indonesia Timur, Indonesia)
Nurmillah Nurmillah (Universitas Indonesia Timur, Indonesia)
A.M. Azhar Aljurida (Universitas Indonesia Timur, Indonesia)
Ruslimin Ruslimin (Universitas Indonesia Timur, Indonesia)
Andi Anugerah Mahfuddin (Universitas Indonesia Timur, Indonesia)
Lukman Arifin (Universitas Indonesia Timur, Indonesia)
Jusrah Kadoeng (Universitas Indonesia Timur, Indonesia)



Article Info

Publish Date
29 Nov 2023

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia. Kabupaten Takalar merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan yang menjadi daerah prioritas dalam percepatan penurunan stunting karena masih memiliki prevalensi stunting yang relatif tinggi. Penanganan stunting memerlukan tata kelola kolaboratif yang melibatkan pemerintah, masyarakat, organisasi nonpemerintah, sektor swasta, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan lainnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas para pemangku kepentingan di Kabupaten Takalar dalam membangun kolaborasi lintas sektor serta mengoptimalkan pemanfaatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai media koordinasi, komunikasi, dan integrasi program percepatan penurunan stunting. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, penyuluhan, diskusi kelompok terarah (focus group discussion/FGD), pendampingan, serta wawancara yang melibatkan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kader kesehatan, dan unsur masyarakat di Kabupaten Takalar. Kegiatan difokuskan pada peningkatan pemahaman mengenai collaborative governance, penguatan koordinasi antarlembaga, serta penyusunan strategi percepatan penurunan stunting berbasis SPBE. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman peserta mengenai pentingnya kolaborasi lintas sektor, menguatnya komitmen para pemangku kepentingan dalam mendukung program percepatan penurunan stunting, serta tersusunnya rekomendasi pemanfaatan SPBE untuk mendukung koordinasi, berbagi data, komunikasi, dan pemantauan program secara terpadu. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola kolaboratif yang efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan sehingga mendukung percepatan penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Takalar.

Copyrights © 2023