Penelitian ini mengkaji secara sosiologis peran modal relasional da-lam pemasaran layanan pendidikan kesetaraan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus di PKBM Andalan Bangsa, penelitian ini menganalisis bagaimana hubungan, jaringan, dan kepercayaan yang dibangun PKBM dengan berbagai pemangku kepentingan memengaruhi kepu-tusan masyarakat nonformal untuk mendaftar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengelola PKBM, pendiri, tu-tor, warga belajar, observasi kegiatan pemasaran dan pembelajaran, serta analisis dokumen profil lembaga dan data peserta didik. Temuan menunjukkan bahwa: (1) Word-of-Mouth (WOM) yang ter-struktur dan testimoni langsung dari warga belajar merupakan kanal pemasaran paling efektif dibandingkan dengan media konven-sional; (2) alumni, orang tua, dan jejaring sosial pengelola berfungsi sebagai agen pemasaran sukarela melalui rekomendasi personal dan rujukan dari mulut ke mulut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa modal relasional merupakan bentuk modal sosial paling strategis bagi PKBM dalam memasarkan layanannya, dan keberhasilan pemasaran tidak ditentukan oleh kecanggihan teknologi atau besarnya anggaran promosi, melainkan oleh kualitas hubungan per-sonal dan jejaring sosial yang dibangun secara autentik.
Copyrights © 2026