ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin
Vol. 4 No. 6 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2026

Strategi untuk Mengatasi Perundungan di Sekolah Dasar Tanpa Konselor Sekolah berdasarkan Kearifan Lokal di Kabupaten Tapin

Eka Rusmayanti (Universitas Islam Kalimantan Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari)
Husnul Madihah (Universitas Islam Kalimantan Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari)
Jarkawi (Universitas Islam Kalimantan Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi sekolah dasar dalam mengatasi perundungan pada sekolah yang tidak memiliki guru Bimbingan dan Konseling dengan mengintegrasikan nilai kearifan lokal Jumat Taqwa di Kabupaten Tapin. Perundungan di pendidikan dasar berdampak pada perkembangan sosial, emosional, dan akademik siswa, sedangkan ketiadaan guru BK menjadi tantangan dalam pencegahan dan penanganan secara sistematis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, orang tua, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah menerapkan strategi berbasis kearifan lokal melalui kegiatan Baayun Mulud dalam program Jumat Taqwa, seperti membaca Al Quran bersama, ceramah keagamaan, salat berjamaah, dan penguatan moral melalui keteladanan guru. Kegiatan ini memperkuat empati, penghormatan, disiplin, dan budaya sekolah religius. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pencegahan perundungan di sekolah dasar tanpa guru BK dapat efektif melalui kolaborasi pemangku kepentingan dan penguatan nilai lokal yang kontekstual.

Copyrights © 2026