Perkembangan teknologi informasi mendorong lembaga pemerintah memanfaatkan Instagram sebagai media komunikasi publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas strategi konten terpusat dan produksi konten mandiri pada Instagram Kantor Pertanahan (ATR/BPN) Kota Administrasi Jakarta Timur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, partisipasi aktif, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi konten mandiri lebih efektif dalam meningkatkan engagement audiens dibandingkan konten terpusat karena menghasilkan views, likes, komentar, share, save, dan kunjungan profil yang lebih tinggi. Konten mandiri dinilai lebih menarik karena menggunakan reels, visual dinamis, mengikuti tren media sosial, dan menggunakan bahasa yang sederhana. Selama empat bulan penelitian, jumlah tayangan akun meningkat sebesar 86,9%, sedangkan jangkauan non followers meningkat dari 41% menjadi 65%. Meskipun demikian, konten terpusat tetap unggul dalam aspek kelengkapan dan konsistensi informasi.
Copyrights © 2026