Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Work-life balance terhadap kinerja kader perempuan di Posyandu Desa Gembaran, Kecamatan Teluk Belengkong, Kabupaten Indragiri Hilir. Kader Posyandu merupakan relawan perempuan yang menjalankan peran ganda sebagai ibu rumah tangga dan pelayan kesehatan masyarakat. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan konflik peran yang memengaruhi kinerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari kader aktif, bidan pembina, dan perangkat desa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work-life balance kader berada pada kategori cukup baik dengan dukungan keluarga sebagai faktor dominan. Kader yang memiliki keseimbangan peran menunjukkan kinerja lebih konsisten dalam aspek kehadiran, kualitas pelayanan, ketelitian administrasi, dan kerja sama tim. Sebaliknya, konflik peran yang tinggi berdampak pada kelelahan emosional dan penurunan fokus kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Work-life balance berpengaruh positif terhadap kinerja kader perempuan di Posyandu Desa Gembaran.
Copyrights © 2026