Penelitian ini mengkaji implementasi INLISLite dalam pengelolaan layanan sirkulasi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandar Lampung. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan pemanfaatan modul-modul INLISLite pada layanan sirkulasi serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, studi pustaka, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles & Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul Keanggotaan telah memanfaatkan menu Entri Anggota, Daftar Anggota, dan Daftar Perpanjangan dengan baik, sedangkan menu Import Data dari Excel dan Daftar Sumbangan belum dioptimalkan. Modul Sirkulasi telah memanfaatkan tujuh menu utama, yakni Entri Peminjaman, Entri Pengembalian, Entri Perpanjangan, Daftar Peminjaman, Daftar Pengembalian, Daftar Perpanjangan, dan Data Pelanggaran. Namun, menu Entri Peminjaman Susulan, Entri Pengembalian Susulan, Stock Opname, dan Daftar Baca di Tempat belum dimanfaatkan secara optimal. Modul Buku Tamu hanya dapat mencatat pengunjung anggota akibat gangguan sistem pada tahun 2024, sementara Modul Laporan belum digunakan sesuai fungsinya. Faktor pendukung implementasi meliputi ketersediaan infrastruktur, pelatihan SDM, dukungan Perpusnas RI, dan antusiasme staf. Faktor penghambat mencakup keterbatasan perangkat keras, keterbatasan SDM, gangguan jaringan internet, serta error pada sistem INLISLite.
Copyrights © 2026