Literasi sains merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sebagai calon guru sekolah dasar dalam menghadapi pembelajaran IPA yang kontekstual dan berbasis masalah kehidupan nyata. Namun demikian, berbagai temuan awal menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains mahasiswa masih beragam dan belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi sains mahasiswa PGSD sebagai landasan pengembangan modul pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa PGSD. Instrumen penelitian berupa tes literasi sains berbentuk soal uraian yang dikembangkan berdasarkan indikator literasi sains. Data dianalisis dengan menghitung skor, mengonversinya ke dalam persentase, serta mengkategorikannya ke dalam tingkat literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi sains mahasiswa PGSD masih berada pada kategori rendah 96,15%, terutama pada indikator menafsirkan informasi ilmiah dan pengambilan keputusan berbasis sains. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar yang kuat dalam merancang modul pembelajaran IPA yang kontekstual, berorientasi literasi sains, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa PGSD.
Copyrights © 2024