Jurnal Perikanan
Vol 16 No 1 (2026): JURNAL PERIKANAN

MANAJEMEN PERBEKALAN KAPAL HAND LINE SEBELUM MELAKUKAN PENANGKAPAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA BUNGUS SUMATERA BARAT

Rizky Janatul Magwa (Unknown)
Khairun Najah (Prodi Pemanfataan Sumberdaya Perikanan Fakultas Peternakan Universitas Jambi)
Ester Restiana Endang Gelis (Prodi Pemanfataan Sumberdaya Perikanan Fakultas Peternakan Universitas Jambi)
Yoppie Wulanda (Prodi Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Peternakan Universitas Jambi)
Farhan Ramdhani (Prodi Pemanfataan Sumberdaya Perikanan Fakultas Peternakan Universitas Jambi)
Lauura Hermala Yunita (Prodi Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Peternakan Universitas Jambi)
Septy Heltria (Prodi Pemanfataan Sumberdaya Perikanan Fakultas Peternakan Universitas Jambi)



Article Info

Publish Date
09 Mar 2026

Abstract

Manajemen perbekalan merupakan komponen vital dalam operasi kapal hand line yang beroperasi selama 10–20 hari di laut karena berpengaruh langsung terhadap efisiensi biaya dan mutu hasil tangkapan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis sistem manajemen perbekalan kapal hand line di PPS Bungus yang meliputi tahap pengadaan, penyimpanan, pemeliharaan, dan pengendalian, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi nelayan. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara purposive terhadap nakhoda, ABK, pemilik kapal, petugas pelabuhan, dan pemasok logistik pada Oktober–Desember 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem manajemen perbekalan telah berjalan cukup terstruktur; pengadaan dilakukan berdasarkan estimasi lama trip dan jumlah ABK dengan biaya rata-rata Rp25–30 juta per trip untuk kapal 24–30 GT, penyimpanan dilakukan melalui pengelompokan muatan basah, kering, dan enak/bagus, pemeliharaan dilakukan dengan perlindungan es balok, pengawasan air bersih, dan pembagian konsumsi terukur, serta pengendalian melalui pencatatan harian, pembatasan bahan high-demand, dan evaluasi sisa perbekalan. Kendala utama meliputi keterbatasan ruang kapal kecil dan belum adanya standar kebutuhan baku berbasis GT dan durasi operasi. Secara umum, manajemen perbekalan tergolong baik namun masih berbasis pengalaman nakhoda sehingga diperlukan standar kebutuhan dan sistem pencatatan logistik yang lebih sistematis untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi perencanaan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JP

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal ini memuat artikel yang berhubungan dengan hasil penelitian di bidang perikanan dan ilmu kelautan yang meliputi 1. teknologi penyediaan pakan buatan 2. rekayasa akuakultur 3. teknologi pembenihan dan pembesaran ikan 4. rekayasa genetik 5. teknologi pengendalian hama dan penyakit ikan 6. ...