Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary
Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026

Analisis Hermeneutika Hukum Poligami: Telaah Tafsir Ahkam dan Hikmah Sosio-Religius Perkawinan Rasulullah SAW

Muhammad Taufiq Akbar (Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai)
Musfizal Azmi (Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai)
Mutya Putriana (Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai)
Nurul Fadhilla (Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai)
Revi Inanda Maulana (Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai)
Suci Naila Ramadani (Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai)
Virna Nuraini (Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai)



Article Info

Publish Date
22 Jun 2026

Abstract

Praktik poligami sering kali memicu perdebatan hukum dan sosial akibat adanya diskoneksi antara teks normatif syariat dan realitas pragmatis di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengertian dan dasar hukum poligami dalam Islam melalui perspektif tafsir ahkam, serta membedah hikmah sosio-religius di balik perkawinan poligami yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data bersumber dari literatur fiqh klasik empat mazhab dan kitab-kitab tafsir utama, yang dianalisis secara konten (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam pada dasarnya menganut sistem monogami dengan memberikan kelonggaran poligami terbatas (ta'addud al-zaujat) maksimal empat istri, dengan syarat mutlak berupa kemampuan berlaku adil. Secara yuridis, Q.S. An-Nisa' ayat 3 menegaskan bahwa keadilan dalam nafkah dan pembagian waktu merupakan parameter utama keabsahan moral poligami. Sementara itu, analisis terhadap Q.S. Al-Ahzab ayat 50-53 mengungkap adanya kekhususan hukum (takhshish) bagi Rasulullah SAW. Hikmah praktik poligami Rasulullah SAW tidak didasarkan pada motivasi biologis, melainkan instrumen strategis untuk memperkuat aliansi sosial-politik antar-suku, memberikan perlindungan bagi janda korban perang, serta memperluas transmisi ilmu keagamaan melalui Ummul Mukminin. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa kebolehan poligami harus diletakkan dalam kerangka perlindungan hak perempuan dan anak yatim, bukan pemuasan hasrat individualistis.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jerumi

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Health Professions Nursing Social Sciences

Description

JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary dengan nomor ISSN terdaftar 3025-7999 (Cetak) dan 3025-7980 (Elektronik) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary ...