Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya jumlah siswa yang mengalami stress akademik. Tingginya jumlah siswa yang mengalami stres akademik tersebut dipengaruhi oleh banyaknya tugas- tugas yang diberikan sekolah, kurangnya pengetahuan tentang bagaimana mengelola stres, dan tuntutan dari orang tua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Teknik relaksasi dengan konseling kelompok terhadap stress akademik siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang terdiri dari 20 item pernyataan, mencakup lima aspek indikator kedisiplinan belajar, yaitu kehadiran, penyelesaian tugas, pengelolaan waktu, ketaatan terhadap aturan sekolah, dan partisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Sampel penelitian berjumlah 10 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji t-test untuk mengetahui pengaruh Teknik relaksasi dengan konseling kelompok terhadap penurunan stress akademik siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara konseling kelompok terhadap penurunan Tingkat stress akademik siswa. Dengan demikian, layanan konseling kelompok efektif digunakan untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa di SMAN.
Copyrights © 2026