Proyek konstruksi memiliki ciri khas tersendiri yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan, geografi, dan kondisi alam, sehingga pelaksanaannya sering kali menyimpang dari rencana awal, terutama dalam hal biaya, kualitas, dan waktu. Untuk menjamin bahwa proyek dapat berjalan sesuai rencana, diperlukan metode pengendalian yang efektif untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang kinerja aktual proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja biaya dan waktu pada Pembangunan Gedung Workshop UPTP Kecamatan Muncar di Kabupaten Banyuwangi, dengan mengimplementasikan metode Earned Value Analysis (EVA). Metode ini melakukan perbandingan antara indikator ACWP, BCWP, dan BCWS untuk mengevaluasi varian biaya dan jadwal serta memprediksi status penyelesaian proyek melalui nilai CPI, SPI, EAC, dan ECD. Hasil dari analisis mengungkapkan bahwa proyek mengalami penyimpangan biaya dengan nilai CPI mencapai 0,95 dan EAC sebesar Rp 1.127.500.000, yang lebih tinggi dibandingkan dengan nilai kontrak sebesar Rp 1.070.258.000. Namun, dalam aspek waktu, proyek ini tepat waktu dengan nilai SPI sebesar 1,00 dan ECD yang sesuai dengan rencana awal yaitu 60 hari kalender. Temuan ini menunjukkan bahwa EVA dapat memberikan informasi yang prediktif dan akurat mengenai kinerja biaya dan waktu, serta berfungsi sebagai alat yang penting dalam pengendalian proyek untuk mendeteksi penyimpangan dan membantu pengambilan keputusan selama pelaksanaan.
Copyrights © 2026