Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis literasi pendidikan politik Islam berbasis tafsir Al-Qur’an dalam membangun wawasan kebangsaan santri di pesantren. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi literatur melalui analisis terhadap berbagai hasil penelitian yang relevan mengenai pesantren, literasi Al-Qur’an, dan pendidikan politik Islam. Teknik analisis data menggunakan content analysis untuk mengidentifikasi pola dan keterkaitan antara literasi tafsir dengan pembentukan kesadaran politik dan kebangsaan santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi pendidikan politik Islam di pesantren berkembang melalui internalisasi nilai-nilai Qur’ani yang terintegrasi dalam pembelajaran keagamaan dan kehidupan sosial santri. Nilai kepemimpinan, keadilan, dan musyawarah menjadi dasar dalam membentuk pemahaman politik yang berbasis etika. Peran kiai sebagai figur otoritatif memiliki pengaruh signifikan dalam membentuk orientasi politik santri, meskipun dalam beberapa hal membatasi perkembangan sikap kritis. Selain itu, integrasi nilai keislaman dengan pengalaman sosial di pesantren berkontribusi dalam membangun wawasan kebangsaan yang inklusif dan moderat. Penelitian ini menunjukkan bahwa literasi pendidikan politik Islam berbasis tafsir Al-Qur’an memiliki potensi untuk dikembangkan secara lebih sistematis sebagai model pendidikan yang relevan dengan konteks kebangsaan di Indonesia.
Copyrights © 2026