Permasalahan pengelolaan limbah di pesantren menjadi fenomena yang penting , salah satunya di Muhammadiyah Boarding School Tangerang yang berlokasi di Desa Sodong, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Muhammadiyah Boarding School (MBS) Tangerang belum memiliki sistem pengelolaan sampah berbasis 4R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace) yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman, khususnya Hifzul Bi'ah (perlindungan dan pelestarian lingkungan).Untuk meningkatkan pemahaman santri tentang pengelolaan limbah dan upaya menjaga lingkungan, perlu dilakukan pengarahan melalui sosialisasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelolaan limbah berbasis 4R (reduce,reuse, recycle,replace) serta menanamkan nilai Hifzul Bi’ah. Metode yang digunakan dalam Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah Service Learning (SL). Implementasi SL ini adalah mengintegrasikan pembelajaran lingkungan dan keagamaan dalam pengabdian masyarakat. Pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh 35 peserta, terdiri dari siswa kelas 11, guru, dan tenaga pengasuh. Pelaksanaan sosialisasi dilakukan dalam satu hari. Indikator keberhasilan yang ditargetkan adalah peningkatan pemahaman terhadap konsep 4R. Kegiatan pengabdian masyarakat ini meningkatkan pengetahuan siswa tentang implementasi aktivitas ramah lingkungan dalam implementasi Hifzul Bi’ah.Selain itu, peserta mampu mengidentifikasi berbagai bentuk implementasi 4R yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren
Copyrights © 2026