Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi makna cinta dalam lagu Enta Eih yang dipopulerkan oleh Nancy Ajram dan lagu Rahent ‘Alayk yang dipopulerkan oleh Amr Diab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes yang menitikberatkan pada tiga tahap pemaknaan, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Data penelitian berupa lirik lagu yang dianalisis sebagai sistem tanda untuk mengungkap makna yang tersembunyi di balik teks.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua lagu merepresentasikan cinta sebagai pengalaman emosional yang kompleks dan paradoksal. Pada lagu Rahent ‘Alayk, cinta dimaknai sebagai bentuk pertaruhan dan kepercayaan yang berujung pada kekecewaan akibat pengkhianatan. Sementara itu, lagu Enta Eih merepresentasikan cinta sebagai keterikatan emosional yang tetap dipertahankan meskipun menghadirkan luka dan penderitaan. Secara mitologis, kedua lagu memperkuat konstruksi budaya bahwa cinta identik dengan pengorbanan, risiko, dan kesiapan menghadapi rasa sakit.
Copyrights © 2022