Program Cinlokki merupakan inovasi dalam pendidikan lingkungan yang bertujuan meningkatkan literasi lingkungan siswa melalui kegiatan pengumpulan sampah dan diskusi mengenai dampaknya. Meskipun berbagai pendekatan pendidikan lingkungan telah diterapkan di tingkat sekolah dasar, evaluasi kuantitatif terhadap efektivitas pendekatan lokal berbasis pengalaman seperti program Cinlokki masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh program Cinlokki terhadap kemampuan literasi lingkungan siswa di SDN Bontociniayo, Kabupaten Gowa. Penelitian menggunakan desain eksperimen Pre-Experimental dengan model One-Group Pretest-Posttest Design, dimana pretest dilaksanakan sebelum perlakuan dan posttest sesudah perlakuan untuk mengetahui efektivitas program. Data dianalisis menggunakan uji statistik non-parametrik Wilcoxon Signed Rank Test untuk menguji signifikansi perbedaan skor pretest dan posttest. Uji ini dipilih karena sesuai untuk menganalisis data berpasangan yang tidak memenuhi asumsi distribusi normal. Melalui prosedur ini, peneliti membandingkan skor pretest dan posttest dari responden yang sama untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik setelah setelah pemberian perlakuan berupa program Cinlokki. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi lingkungan siswa setelah penerapan program Cinlokki (p<0.01). Seluruh siswa mengalami kenaikan skor, yang mengindikasikan efektivitas program dalam membantu pemahaman konsep ekologi, pengembangan keterampilan kognitif, serta pembentukan sikap dan perilaku peduli lingkungan. Dengan demikian, program Cinlokki dapat dijadikan alternatif inovatif dalam pembelajaran untuk meningkatkan literasi lingkungan pada siswa sekolah dasar. The Cinlokki program is an innovation in environmental education aimed at enhancing students’ environmental literacy through activities of collecting waste and discussing its impacts. Although various environmental education approaches have been implemented in elementary schools, quantitative evaluations of experiential, locally based approaches like the Cinlokki program remain limited. This study aims to analyze the effect of the Cinlokki program on the environmental literacy skills of students at SDN Bontociniayo, Gowa Regency. This research employs a Pre-Experimental design with a One-Group Pretest-Posttest model, where a pretest was conducted before the intervention and a posttest afterward to assess the program’s effectiveness. Data were analyzed using the non-parametric Wilcoxon Signed Rank Test to determine the significance of differences between pretest and posttest scores. This test was chosen because it is suitable for analyzing paired data that do not meet the assumption of normal distribution. Through this procedure, researchers compare pretest and posttest scores from the same respondents to determine whether there is a statistically significant difference after the Cinlokki program treatment. The results indicate a significant improvement in students’ environmental literacy following the implementation of the Cinlokki program (p<0.01). All students showed increased scores, suggesting the program’s effectiveness in enhancing understanding of ecological concepts, developing cognitive skills, and fostering environmentally responsible attitudes and behaviors. Therefore, the Cinlokki program can be considered an innovative alternative for learning to improve environmental literacy among elementary school students.
Copyrights © 2026