PUSKAPSI Law Review
Vol. 6 No. 1 (2026): PUSKAPSI Law Review

Perlindungan Hak Cipta Terhadap Webtoons dari Praktik Scanlation dihubungkan dengan UU No. 28 Tahun 2014

Narayana Khamil (Unknown)
Dewi Mayaningsih (Unknown)
Ikhwan Aulia Fatahillah (Unknown)



Article Info

Publish Date
19 Jun 2026

Abstract

Perkembangan industri kreatif, khususnya subsektor penerbitan komik digital (Webtoons), menghadapi ancaman serius di era digital berupa maraknya praktik scanlation, yakni pemindaian, penerjemahan, dan penyebaran komik secara ilegal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk perlindungan hukum terhadap komik digital (Webtoons) berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, mengidentifikasi kendala penegakannya, serta merumuskan upaya hukum strategis untuk mengatasi tindakan scanlation. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis dengan pendekatan yuridis normatif, yang menganalisis data kualitatif dari sumber primer serta sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Webtoons sah dilindungi secara otomatis berdasarkan prinsip deklaratif, sebagai karya seni dan karya tulis. Terdapat beberapa kendala dalam penegakannya yang dibagi menjadi kendala yuridis, teknis dan sosiologis. Guna menanggulanginya, pemegang hak cipta dapat menempuh upaya preventif serta upaya represif. Sebagai rekomendasi, diperlukan penguatan sinergi lintas institusi antara pemerintah dan platform digital, serta edukasi kesadaran hukum yang masif kepada masyarakat guna memutus rantai ekosistem pembajakan tersebut.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

PUSKAPSI

Publisher

Subject

Humanities Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

PUSKAPSI Law Review is an open-access, peer-reviewed scholarly law journal that publishes original articles presenting the most recent research findings, conceptual analyses, applied legal studies, and developments in the fields of Pancasila studies, constitutional law, administrative law, ...