Nusantara Journal of Multidisciplinary Science
Vol. 3 No. 12 (2026): NJMS - Juli 2026

Analisis Resiko Kecacatan Produk Menggunakaan Metode FMEA Dan FTA Di Pabrik Mie Lethek Bendo Cap Garuda

Ahmad Nur Fatoni (Universitas Teknologi Yogyakarta)
Ayudyah Eka Apsari (Universitas Teknologi Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
05 Jul 2026

Abstract

Tingkat kecacatan produk pada Pabrik Mie Lethek Asli Bendo Cap Garuda masih berada pada kisaran 6–7%, melebihi batas toleransi perusahaan sebesar 5%, sehingga diperlukan analisis untuk mengidentifikasi penyebab dan menentukan prioritas perbaikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko kecacatan produk menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). Metode FMEA digunakan untuk menentukan prioritas risiko berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN), sedangkan FTA digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab kegagalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cacat retak atau hancur merupakan jenis kecacatan dominan dengan persentase 53,25%. Nilai RPN tertinggi sebesar 245 ditemukan pada proses pengangkatan akibat penanganan yang kurang hati-hati. Analisis FTA menunjukkan bahwa faktor manusia dan metode kerja, terutama belum adanya standar operasional prosedur (SOP) yang jelas, menjadi penyebab utama kecacatan. Usulan perbaikan meliputi penyusunan dan penerapan SOP, pelatihan operator, peningkatan pengendalian kualitas bahan baku, serta perbaikan kondisi lingkungan produksi. Implementasi usulan tersebut diharapkan dapat menurunkan tingkat kecacatan dan meningkatkan kualitas produk.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

njms

Publisher

Subject

Religion Humanities Computer Science & IT Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Nusantara Journal of Multidisciplinary Science (NJMS) adalah jurnal yang prestisius untuk eksplorasi ilmiah di persilangan berbagai disiplin. NJMS berperan sebagai pusat intelektual yang mendorong dialog dan kolaborasi mendalam di berbagai bidang pengetahuan. Dengan proses review yang ketat, NJMS ...