Permukiman merupakan kawasan hunian yang terus berkembang akibat pertumbuhan penduduk dan kebutuhan ruang. Gampong Tambon Baroh, Kecamatan Dewantara, mengalami transformasi fisik yang ditandai dengan penambahan bangunan dari tahun ke tahun. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi fisik penambahan bangunan permukiman di Gampong Tambon Baroh selama periode 1982–2026. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan spasial. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, wawancara, dan analisis peta yang dibagi ke dalam enam periode perkembangan. Analisis dilakukan untuk mengetahui pola pertumbuhan bangunan dan faktor-faktor yang memengaruhi transformasi permukiman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bangunan terjadi secara bertahap dan terus meningkat pada setiap periode. Perkembangan permukiman awalnya terkonsentrasi di sepanjang jalan utama, kemudian meluas mengikuti jaringan jalan lingkungan. Pertumbuhan penduduk, kebutuhan ruang hunian, dan aktivitas ekonomi menjadi faktor utama yang mendorong transformasi fisik. Dampak yang ditimbulkan meliputi meningkatnya kepadatan bangunan, berkurangnya ruang terbuka, dan perubahan karakter fisik kawasan permukiman.
Copyrights © 2026