Mata pelajaran Biologi di jenjang sekolah menengah sering dianggap sangat membosankan oleh para siswa-siswi di sekolah menengah karena penuh dengan berbagai konsep yang abstrak dan banyak objek mikroskopis yang tidak bisa dilihat secara langsung oleh mata yang bersifat tidak kasat mata. Teknologi augmented reality lahir sebagai sebuah media pembelajaran yang bersifat interaktif serta mampu membuat gambar dua dimensi menjadi tampilan tiga dimensi yang jauh lebih relistis sehingga terlihat menarik untuk dilihat. Dengan menerapkan metode penelitian berupa tinjauan literature yang sistematis, saya menganalisis berbagai penelitian terbaru yang di terbitkan antara tahun 2021 hingga 2026. Artikel ini membahas tentang berbagai kemungkinan manfaat serta masalah nyata yang mungkin saja saat menggunakan teknologi augmented reality dalam pembelajaran biologi. Secara umum hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan teknologi augmented reality berhasil membantu siswa dalam memahami materi yang dirasa sulit serta meningkatkan semangat belajar mereka. Perubahan digital saat ini masih memiliki hambatan, hambatannya yaitu adanya ketimpangan spesifikasi perangkat yang digunakan oleh siswa dan ketidak siapan para guru sebagai tenaga pendidik menjadi hambatan terbesar yang perlu ditangani. Dengan membaca artikel ini diharapkan para guru serta pemerintah dapat mengambil langkah-langkah strategis dalam membangun sebuah sistem pembelajaran berbasis digital yang praktis dan bermanfaat.
Copyrights © 2026