Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Work-Life Balance, Kompensasi, dan Lingkungan Kerja terhadap Retention Intention pada pekerja kontrak Generasi Z di sektor Food and Beverage (F&B) di Jakarta Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan kuesioner skala Likert 1–6 terhadap 112 pekerja kontrak Generasi Z yang dipilih melalui purposive sampling dengan masa kerja minimal enam bulan. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work-Life Balance (β = 0,277; p = 0,009) dan Kompensasi (β = 0,458; p = 0,004) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Retention Intention, dengan Kompensasi sebagai variabel paling dominan. Sementara itu, Lingkungan Kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan (β = 0,223; p = 0,131). Ketiga variabel mampu menjelaskan 77,3% variasi Retention Intention (R² = 0,773). Temuan ini menegaskan pentingnya sistem kompensasi yang adil dan kebijakan work-life balance yang suportif untuk meningkatkan retensi pekerja kontrak Generasi Z di sektor F&B.
Copyrights © 2026