Muhammadiyah merupakan organisasi Islam modern yang sejak awal berdirinya menjadikan pendidikan sebagai instrumen utama pembaruan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pendidikan Muhammadiyah dalam membangun modal manusia (human capital) sebagai fondasi kebangkitan ekonomi umat melalui transformasi nilai-nilai pemberdayaan sosial Islam. Penelitian menggunakan metode studi literatur (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap berbagai sumber primer dan sekunder yang relevan. Analisis difokuskan pada empat aspek utama, yaitu pengaruh pemikiran reformis Islam terhadap sistem pendidikan Muhammadiyah, internalisasi nilai-nilai pemberdayaan sosial Islam dalam proses pendidikan, pembangunan modal manusia melalui lembaga pendidikan Muhammadiyah, serta kontribusinya terhadap penguatan ekonomi umat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Muhammadiyah tidak hanya berfungsi sebagai sarana transmisi ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai mekanisme pembentukan karakter, kompetensi, kepemimpinan, kepedulian sosial, dan kemandirian ekonomi. Melalui jaringan 5.354 sekolah dan 272 perguruan tinggi, Muhammadiyah berhasil mengembangkan modal manusia yang berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas, penguatan kewirausahaan, dan pemberdayaan masyarakat. Transformasi nilai-nilai pemberdayaan sosial Islam ke dalam sistem pendidikan terbukti menjadi fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat solidaritas sosial, dan mewujudkan kebangkitan ekonomi umat secara berkelanjutan. Temuan penelitian menegaskan bahwa pendidikan Muhammadiyah merupakan model pembangunan modal manusia berbasis nilai-nilai Islam yang efektif dalam mengintegrasikan tujuan pendidikan, kesejahteraan sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Copyrights © 2026