Indonesia merupakan negara dengan risiko bencana hidrometeorologi yang tinggi, namun kesiapsiagaan masyarakat terhadap ketahanan pangan darurat masih rendah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi pangan darurat di Kampung Mayak Payed dan SMP Negeri 1 Mayak Payed melalui edukasi tas siaga pangan berbasis bahan lokal. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis emergency food kit, penerapan teknologi edukasi digital, serta pendampingan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 80%. Peserta mampu mengidentifikasi dan mengemas bahan pangan lokal secara mandiri. Kesimpulannya, integrasi pendidikan kebencanaan melalui institusi sekolah efektif dalam mentransformasikan pengetahuan dari siswa ke lingkungan keluarga, sehingga memperkuat ketahanan pangan rumah tangga pascabencana.
Copyrights © 2026