Perkembangan pesat penggunaan media sosial telah membuat masyarakat lebih rentan, terutama para ibu rumah tangga, terhadap penyebaran informasi yang tidak benar dan hoaks. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman digital ibu rumah tangga melalui pembelajaran tentang cara menggunakan media sosial secara bijak. Kegiatan Pengabdian ini melibatkan 25 orang dan memakai rancangan sebelum dan sesudah tes untuk mengukur keberhasilan program. Kegiatan Pengabdian ini menemukan adanya peningkatan nyata pada pemahaman peserta, di mana skor rata-rata naik 22,8 poin, dari 58,4 pada tes awal menjadi 81,2 pada tes akhir. Selain itu, persentase peserta yang termasuk kategori baik naik dari 16% menjadi 60%, yang menunjukkan keberhasilan program ini. Keberhasilan program ini didukung oleh penggunaan metode belajar yang melibatkan partisipasi, mendidik, dan mencontohkan. Peserta berpartisipasi aktif dalam percakapan, menelaah contoh hoaks asli, dan berlatih memverifikasi informasi. Pendekatan ini tidak hanya memperdalam pemahaman, tetapi juga memperbaiki cara peserta meninjau dengan kritis dan membagikan informasi secara bertanggung jawab di media sosial. Dapat disimpulkan, program ini sangat berpengaruh dalam meningkatkan pemahaman digital dan memperkuat kemampuan ibu rumah tangga untuk mengenali serta menanggapi hoaks. Upaya ini juga membantu menciptakan pertahanan masyarakat terhadap informasi keliru di masa digital.
Copyrights © 2026