Tingginya limbah popok bayi sekali pakai di Indonesia mendorong pemanfaatan hidrogel superabsorben sebagai campuran media tanam jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). Hidrogel dari popok bekas yang difermentasi dengan EM4 selama 14 hari dicampurkan ke dalam media baglog, kemudian dievaluasi berdasarkan kolonisasi miselium, efisiensi biologis (BE), dan pengurangan massa substrat. Hasil menunjukkan bahwa penambahan hidrogel belum meningkatkan kecepatan kolonisasi miselium karena distribusi air yang kurang merata dan penurunan porositas media. Namun, media yang mengandung hidrogel menghasilkan efisiensi biologis hingga 80% serta pengurangan massa substrat yang lebih tinggi, menandakan pemanfaatan nutrisi dan degradasi bahan organik yang lebih baik. Temuan ini menunjukkan potensi limbah popok bayi sebagai bahan tambahan media budidaya jamur tiram sekaligus solusi pengurangan pencemaran lingkungan, meskipun optimasi komposisi hidrogel masih diperlukan untuk memperoleh kondisi pertumbuhan yang optimal.
Copyrights © 2026