Desa Selelos, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara memiliki potensi perkebunan kopi dan kakao yang cukup besar, namun proses pengeringan hasil panen masih dilakukan secara tradisional dan sangat bergantung pada kondisi cuaca. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat serta meningkatkan efisiensi pengeringan kopi dan kakao melalui penerapan teknologi Rocket Stove–Solar Dome berbasis biomassa. Mitra kegiatan adalah Kelompok Tani Tumpang Sari. Metode kegiatan dilakukan melalui observasi, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Teknologi yang diterapkan memanfaatkan kombinasi panas matahari dan sumber panas tambahan dari rocket stove berbahan bakar biomassa seperti tempurung kelapa dan bambu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dengan rata-rata peningkatan kompetensi sebesar 50%. Selain itu, penggunaan teknologi Rocket Stove–Solar Dome mampu mempercepat waktu pengeringan dari 20–30 hari pada musim hujan menjadi 4–5 hari dengan kadar air akhir sebesar 8%. Teknologi ini memiliki keunggulan dalam menjaga kestabilan suhu pengeringan, mengurangi ketergantungan terhadap cuaca, serta memanfaatkan biomassa lokal yang ramah lingkungan. Dengan demikian, penerapan teknologi Rocket Stove–Solar Dome berpotensi meningkatkan efisiensi pengolahan pascapanen dan produktivitas kelompok tani secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026