Indonesia merupakan negara penghasil kakao terbesar ke-3 di dunia, namun kualitas biji kakao yang di ekspor oleh Indonesia masih sangat rendah (berada di kelas 3 dan 4). Hal ini disebabkan oleh, pengelolaan produk kakao yang masih tradisional (85% biji kakao produksi nasional tidak difermentasi). Proses fermentasi biji kakao merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas biji kakao. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dirancang sebuah sistem pengendali suhu pada kotak fermentasi biji kakao sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas biji kakao dengan menggunakan sensor suhu DS18B20 dan RTC DS1307 serta relay sebagai saklar elektronik untuk menjalankan motor DC yang dikopel dengan pengaduk yang datanya akan ditampilkan pada LCD 16x2. Penyimpangan rata-rata sensor suhu DS18B20 setelah dilakukan pengujian tiga kali pada kedua sensor yaito 0,508 °C dan 0,507 °C. Dari pengujian keseluruhan dapat diketahui bahwa error steady state rata-rata sebesar 0,18 %. Fermentasi dilakukan selama lima hari dengan hasil meningkatnya kandungan lemak dan antioksidan serta menurunnya kadar air selama proses fermentasi. Kata kunci: Fermentasi, DS18B20 ,RTC DS1307, Relay
Copyrights © 2016