Ruas Jalan Sungai Maruni di Kota Sorong mengalami penurunan kinerja akibat hambatan samping yang disebabkan oleh aktivitas perdagangan, seperti parkir liar, pedagang kaki lima, dan bongkar muat barang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh hambatan samping terhadap kapasitas jalan, kecepatan lalu lintas, serta tingkat pelayanan jalan (Level of Service). Metode yang digunakan mencakup survei lalu lintas, observasi langsung, serta analisis berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas perdagangan di sepanjang jalan menyebabkan peningkatan derajat kejenuhan, penurunan kecepatan kendaraan, serta menurunkan tingkat pelayanan jalan ke kategori yang lebih buruk. Dampak ini berkontribusi pada kemacetan dan berkurangnya efisiensi transportasi di kawasan tersebut. Oleh karena itu, diperlukan strategi penataan aktivitas perdagangan, kebijakan pengelolaan parkir, serta rekayasa lalu lintas untuk meningkatkan kinerja jalan dan mobilitas masyarakat di Kota Sorong.
Copyrights © 2025