Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pengadaan barang/jasa berbasis Key Performance Indicator (KPI) pada KPPBC TMP B Yogyakarta serta menilai sejauh mana KPI mampu merepresentasikan kinerja pengadaan secara substantif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data primer dari observasi partisipatif dan wawancara semi-terstruktur terhadap informan pada Seksi Rumah Tangga, serta data sekunder berupa dokumen IKU, SOP, dan regulasi pengadaan. Data dianalisis melalui reduksi data, kategorisasi tematik, triangulasi sumber, dan interpretasi berdasarkan indikator ketepatan waktu, efisiensi biaya, kualitas, kesesuaian spesifikasi, serta kepuasan pengguna internal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengadaan barang/jasa secara umum efektif, ditandai oleh capaian IKU yang melampaui target, kesesuaian spesifikasi kebutuhan operasional, penerapan value for money, dan responsivitas pemeliharaan BMN. Namun, efektivitas tersebut masih menghadapi hambatan berupa penumpukan realisasi anggaran pada triwulan keempat akibat kebijakan efisiensi serta beban administratif ganda dari penggunaan INAPROC dan SimpleNG yang belum terintegrasi. Temuan ini menegaskan bahwa KPI dapat menjadi alat monitoring yang relevan, tetapi perlu dilengkapi indikator kualitatif dan evaluasi pasca-pengadaan agar mampu menggambarkan efektivitas secara lebih komprehensif.
Copyrights © 2026