Penelitian ini bertujuan merancang model konseptual transformasi digital Data Quality Assurance dalam kerangka Data Quality Management pada proses evaluasi kewajaran Laporan Bank di Bank Indonesia, dengan fokus pada data Dana Pihak Ketiga dan Kredit. Penelitian dilatarbelakangi oleh kebutuhan penguatan proses evaluasi kewajaran yang masih bergantung pada Microsoft Excel, email, kompilasi manual, dan professional judgement, sehingga berpotensi menimbulkan variasi penilaian, keterbatasan dokumentasi, serta risiko human error. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif eksploratif melalui wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi. Informan terdiri dari lima narasumber yang mewakili perspektif strategis, teknis, dan operasional dari Bank Indonesia serta narasumber eksternal dari bank pelapor (BRI dan Bank Victoria). Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi kewajaran data telah berjalan sebagai bagian dari mekanisme pengendalian kualitas data, namun masih memerlukan penguatan pada aspek parameter, deteksi awal, klarifikasi, dokumentasi, dan monitoring tindak lanjut. Penelitian ini merumuskan model konseptual berbasis strategi 3S: Standarisasi parameter kewajaran, Simplifikasi deteksi awal melalui kandidat metode Z-Score, IQR, dan MAD, serta Sistem yang mendukung konfirmasi, form klarifikasi, dashboard, dan monitoring. Dewa Siaran ditempatkan sebagai representasi konseptual model to-be, bukan sebagai objek evaluasi aplikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi digital evaluasi kewajaran data perlu dipahami sebagai perubahan proses untuk memperkuat konsistensi, efisiensi, keterlacakan, dan kualitas data Laporan Bank.
Copyrights © 2026