Pemanfaatan media sosial sebagai sarana fundraising menjadi salah satu strategi penting bagi lembaga filantropi Islam dalam meningkatkan penghimpunan dana dan memperluas jangkauan donatur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen strategi fundraising berbasis media sosial pada Baitul Maal Kurir Langit Indonesia Kabupaten Barru yang meliputi formulasi strategi, implementasi strategi, dan evaluasi strategi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan pengelola fundraising dan admin media sosial, serta didukung oleh observasi dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi strategi fundraising dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan program, karakteristik donatur, isu sosial-keagamaan, dan fungsi masing-masing platform media sosial. Implementasi strategi dilakukan melalui pembuatan konten, kampanye digital, publikasi program, interaksi dengan audiens, monitoring donasi, dan pelaporan penyaluran dana. Adapun evaluasi strategi dilakukan dengan mengukur pertumbuhan audiens, tingkat keterlibatan, jumlah klik tautan donasi, pertambahan donatur baru, serta capaian penghimpunan dana. Pemanfaatan Instagram, Facebook, TikTok, dan WhatsApp terbukti membantu memperluas jangkauan informasi serta meningkatkan kepercayaan donatur. Namun demikian, fundraising berbasis media sosial masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia digital, konsistensi produksi konten, perubahan algoritma media sosial, dan rendahnya konversi audiens menjadi donatur.
Copyrights © 2026