Desa Dayeuhkolot merupakan kawasan permukiman padat di Kabupaten Bandung yang memiliki keterbatasan ruang terbuka hijau dan kerentanan terhadap banjir. Kondisi tersebut menyebabkan pengembangan RTH tidak dapat hanya bergantung pada penyediaan lahan luas atau taman konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan arahan strategi optimalisasi Ruang Terbuka Hijau berbasis komunitas di Desa Dayeuhkolot. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan data sekunder. Analisis dilakukan melalui identifikasi kondisi eksisting RTH, potensi ruang, komunitas dan partisipasi masyarakat, serta analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RTH eksisting masih terbatas dan cenderung terkonsentrasi pada koridor Sungai Citarum. Potensi RTH privat dapat dikembangkan melalui vertical garden, tabulapot, TOGA, urban farming rumah tangga, dan penghijauan pekarangan. Sementara itu, potensi RTH publik dapat dikembangkan melalui jalur hijau bantaran sungai, pocket park, kebun komunitas, dan RTH adaptif banjir. Optimalisasi RTH perlu dilakukan secara bertahap, adaptif, dan berbasis pada keterlibatan komunitas serta masyarakat.
Copyrights © 2026