Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemasaran digital Kelembagaan Ekonomi Petani Organik Mukti Sadaya di Kabupaten Tasikmalaya. Permasalahan utama mitra adalah ketergantungan pada rantai distribusi konvensional, ketiadaan identitas visual (branding), serta kemasan produk yang belum memenuhi standar ritel modern sehingga nilai jual produk rendah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan pelatihan partisipatif dan pendampingan intensif yang mencakup workshop desain identitas merek, praktik pengemasan berstandar ritel, serta simulasi manajemen operasional marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas manajerial bagi 35 anggota kelompok tani dalam mengelola distribusi produk secara mandiri melalui ekosistem pemasaran satu pintu. Manfaat yang diperoleh meliputi terbentuknya citra produk yang profesional dan aktivasi toko daring kolektif di berbagai platform marketplace untuk memperluas jangkauan pasar hingga tingkat nasional. Kesimpulan dari kegiatan ini menekankan bahwa integrasi branding, standardisasi kemasan, dan literasi marketplace merupakan kunci transformasi petani dari sekadar penghasil komoditas menjadi penyedia produk bernilai tambah di era ekonomi digital
Copyrights © 2026