Memandikan dan mengafani jenazah merupakan bagian penting dari pelaksanaan fardhu kifayah yang harus dipahami dan dikuasai oleh umat Islam. Namun, keterlibatan remaja dalam pelaksanaan kedua kewajiban tersebut masih relatif rendah karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki. Kondisi ini juga ditemukan pada remaja di Desa Dalam Pagar Ulu, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan remaja dalam memandikan dan mengafani jenazah sesuai syariat Islam serta membentuk kader remaja yang siap membantu masyarakat dalam pelaksanaan fardhu kifayah. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, dan pendampingan. Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang remaja yang berasal dari kalangan remaja masjid dan pelajar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai ketentuan syariat yang berkaitan dengan memandikan dan mengafani jenazah serta mampu mempraktikkan setiap tahapan secara benar sesuai tuntunan fikih Islam. Selain memperoleh keterampilan praktis, peserta juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dan kesiapan untuk terlibat dalam kegiatan pelayanan keagamaan di lingkungan masyarakat. Kegiatan ini berhasil membentuk kader remaja yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam memandikan dan mengafani jenazah sehingga dapat membantu masyarakat ketika diperlukan. Dengan demikian, kegiatan pembinaan ini memberikan kontribusi positif terhadap regenerasi pelaksana fardhu kifayah, penguatan pendidikan keagamaan berbasis masyarakat, serta pelestarian nilai-nilai kepedulian sosial dan keagamaan di kalangan generasi muda.
Copyrights © 2026