Perbedaan diameter master rem akan menghasilkan perbedaan tekanan hidrolik. Master rem dengan diameter lebih besar mampu menghasilkan tekanan yang lebih besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan diameter master rem terhadap tekanan hidrolik. Jenis penelitian adalah eksperimen dengan subjek master rem pada Honda CB150R dan Yamaha Mio Sporty. Pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi, dan studi pustaka. Peneltian ini menggunakan data tabel sebagai instrument penelitian. Hasil penelitian dilakukan analisis dengan metode deskriptif. Penelitian dilakukan di bengkel Wiro Motor Sport yang beralamatkan di Kedung Batang, Ngasinan, Bulu, Sukoharjo, Jawa Tengah, 57563. diameter master rem berpengaruh langsung terhadap tekanan hidrolik yang dihasilkan, sesuai prinsip Hukum Pascal. Kemudian, Master rem Honda CB150R dengan diameter 14 mm (luas penampang 21,98 mm²) menghasilkan tekanan hidrolik rata-rata 010,54 kPa. Sedangkan, Master rem roda Honda CB150R dengan diameter master rem 25 mm (luas penampang 39,25 mm²) menghasilkan tekanan hidrolik rata-rata 073,52 kPa, atau sekitar 6,975% (7 kali lebih tinggi) dibandingkan master rem Honda CB150R Master rem dengan diameter lebih kecil menghasilkan luas penampang yang lebih kecil, sehingga mampu meningkatkan tekanan hidrolik untuk gaya tekan yang sama. Oleh karena itu, Peningkatan tekanan hidrolik berdampak pada respons pengereman yang lebih cepat, namun perlu diimbangi dengan keterampilan pengendalian untuk mencegah penguncian roda.
Copyrights © 2026