Keterbatasan penggunaan media pembelajaran dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat menyebabkan materi teks deskripsi kurang konkret dan kurang menarik bagi siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis audiovisual pada materi teks deskripsi untuk siswa kelas VII UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Utara serta mendeskripsikan kelayakan, kepraktisan, dan efektivitasnya pada konteks uji coba terbatas. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli materi, ahli bahasa, ahli desain, angket respons siswa, dan tes hasil belajar. Uji coba dilakukan melalui uji perorangan sebanyak 3 siswa, uji kelompok kecil sebanyak 5 siswa, dan uji lapangan sebanyak 25 siswa kelas VII-E. Hasil validasi menunjukkan adanya peningkatan setelah revisi: ahli materi dari 31/44 (70%) menjadi 44/44 (100%), ahli bahasa dari 17/32 (53%) menjadi 28/32 (87,5%), dan ahli desain dari 54/60 (90%) menjadi 60/60 (100%). Kepraktisan media berdasarkan respons siswa pada uji lapangan mencapai 85,76% dengan kategori sangat praktis. Efektivitas media ditunjukkan oleh rata-rata nilai tes sebesar 90,14 dan ketuntasan klasikal 25 dari 25 siswa atau 100%. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis audiovisual layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran teks deskripsi pada kelas yang diuji, namun penerapan lebih luas masih perlu diuji pada sampel dan kelas pembanding yang lebih beragam.
Copyrights © 2026