Karya sastra kontemporer merupakan refleksi realitas sosial masyarakat yang menangkap fenomena kemanusiaan kompleks, termasuk sisi kelam dan dinamika metropolitan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek struktural serta kekerasan dalam novel Sisi Tergelap Surga karya Brian Khrisna melalui perspektif Johan Galtung. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data adalah novel Sisi Tergelap Surga karya Brian Khrisna, sedangkan data penelitian berupa kata, frasa, dan kalimat yang merepresentasikan aspek struktural teks serta wujud kekerasan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode baca dan catat, sedangkan teknik analisis data menggunakan metode analisis isi yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan keterpaduan aspek struktural teks yang meliputi tema mayor perjuangan hidup kelas bawah, tema minor kemiskinan dan luka batin, penokohan dengan watak sederhana dan bulat, serta konflik internal dan eksternal. Berdasarkan teori Johan Galtung, ditemukan segitiga kekerasan yang meliputi tindakan kekerasan langsung secara fisik dan verbal, kekerasan struktural akibat ketimpangan sistem ekonomi serta marginalisasi kaum pendatang, dan kekerasan kultural melalui normalisasi sosial masyarakat yang mewajarkan penindasan.
Copyrights © 2026