Madaniya
Vol. 7 No. 2 (2026)

Integrasi Perlindungan Sosial dan Pemberdayaan Ekonomi Melalui Pelatihan Payet Berbasis Industri Kreatif Bagi Perempuan Penerima Program Keluarga Harapan

Septriani Septriani (Universitas Bengkulu)
Armelly Armelly (Universitas Bengkulu)
Muhammad Rusdi (Universitas Bengkulu)
Novi Tri Putri (Universitas Bengkulu)



Article Info

Publish Date
25 May 2026

Abstract

Kemiskinan struktural masih menjadi tantangan pembangunan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu. Program Keluarga Harapan (PKH) telah memberikan kontribusi dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar keluarga miskin, namun sebagian penerima manfaat masih menghadapi keterbatasan dalam akses terhadap keterampilan produktif, peluang usaha, dan sumber pendapatan alternatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi perempuan penerima manfaat PKH melalui pemberdayaan berbasis industri kreatif dengan pelatihan pembuatan payet sebagai strategi penguatan kemandirian ekonomi rumah tangga di Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juni–September 2025 melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan dan koordinasi dengan pemangku kepentingan, identifikasi kebutuhan masyarakat, penyuluhan pemberdayaan ekonomi, pelatihan keterampilan pembuatan payet, praktik produksi, pendampingan, serta evaluasi kegiatan. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis learning by doing yang mengombinasikan penyampaian materi, diskusi interaktif, demonstrasi, praktik langsung, serta penguatan wawasan kewirausahaan dan pemasaran digital. Peserta kegiatan berjumlah 25 orang yang terdiri dari perempuan penerima PKH dan unsur masyarakat pendukung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya kemandirian ekonomi, peluang usaha berbasis rumah tangga, serta potensi ekonomi kreatif. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama proses pelatihan dan mengalami peningkatan keterampilan dalam menghasilkan produk payet sederhana. Sekitar 83% peserta mampu membuat produk secara mandiri setelah mengikuti pelatihan serta mulai memahami peluang pengembangan dan pemasaran produk. Selain keterampilan teknis, kegiatan ini juga meningkatkan kepercayaan diri, motivasi kewirausahaan, dan kesadaran peserta untuk memanfaatkan keterampilan sebagai sumber pendapatan alternatif. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa integrasi perlindungan sosial dengan pemberdayaan ekonomi berbasis keterampilan kreatif dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam mendukung transformasi penerima PKH dari penerima bantuan sosial menuju pelaku ekonomi produktif. Model pemberdayaan ini memperkuat human capital, social capital, dan kapasitas ekonomi perempuan, sehingga berkontribusi terhadap pembangunan masyarakat yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

contents

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Library & Information Science

Description

Madaniya (ISSN 2721-4834) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, ...