Jurnal Penelitian Inovatif
Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026

Tinjauan Skoping Paparan Radon di Lingkungan Indoor dan Implikasinya terhadap Risiko Kesehatan Masyarakat

Wisnu Wardana Widyatmoko (Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Indonesia)
Naufal Aulia Bagas Putra (Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Indonesia)
Kusuma Ayu Galih Dwi Rahardjo (Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Indonesia)
Arya Indra Rabbani (Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Indonesia)
Farahiyah Nur Ramadhanty (Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Indonesia)
Tata Auliya Intan (Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Indonesia)
Dhanny Achmad Ardiansyah Putra Hermawan (Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Indonesia)
M. Ryan Ferdiansyah (Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Indonesia)
Ratna Dwi Puji (Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Indonesia)
Ratnaningtyas Wahyu Kusuma Wardani (Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Indonesia)
Sudarmaji Sudarmaji (Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Indonesia)
M. Farid Dimjati Lusno (Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Indonesia)
Kusuma Scorpio Lestari (Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Indonesia)



Article Info

Publish Date
08 Apr 2026

Abstract

Radon merupakan gas radioaktif yang terjadi secara alami dan merupakan kontributor terbesar terhadap paparan radiasi ionisasi pada manusia. Paparan radon di dalam ruangan secara kronis dapat menyebabkan masalah kesehatan, terutama kanker paru-paru. Kondisi ventilasi, karakteristik geologis, dan variasi iklim mempengaruhi konsentrasi radon di dalam ruangan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan bukti ilmiah terkait paparan radon di dalam ruangan, termasuk metode pemantauan, penilaian risiko, dan dampak kesehatan. Pendekatan tinjauan skoping digunakan melalui pencarian literatur di PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, dan Google Scholar. Artikel yang ditinjau adalah publikasi berbahasa Inggris dari tahun 2015–2025 yang membahas paparan radon di rumah, sekolah, fasilitas kesehatan, atau tempat kerja. Data dianalisis secara deskriptif dan komparatif berdasarkan konsentrasi radon (Bq/m³), metode pengukuran, dan hasil kesehatan yang dilaporkan. Sepuluh studi memenuhi kriteria inklusi. Konsentrasi radon di dalam ruangan berkisar antara 10 hingga 2166 Bq/m³. Sebagian besar nilai yang dilaporkan berada di bawah pedoman WHO (100 Bq/m³) dan tingkat referensi ICRP (300 Bq/m³), meskipun beberapa lokasi dengan ventilasi buruk dan kondisi geologis tertentu melebihi batas-batas tersebut. Paparan radon meningkatkan risiko kanker paru-paru global sebesar 3–14% dan juga terkait dengan gangguan pernapasan serta efek neurologis potensial pada anak-anak. Faktor utama meliputi ventilasi bangunan, usia konstruksi, kelembapan, dan karakteristik tanah. Secara ilmiah, kajian ini mengukuhkan radon sebagai indikator krusial kualitas udara indoor, sekaligus memberikan landasan empiris bagi perumusan kebijakan kesehatan lingkungan dan standar konstruksi nasional.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jupin

Publisher

Subject

Humanities Education Engineering Public Health Social Sciences

Description

Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) merupakan sebuah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan artikel hasil penelitian multidisiplin di berbagai bidang ilmu, seperti Teknik, Pendidikan, Ilmu Sosial Humaniora, Bahasa/Linguistik, Kesehatan, serta Ekonomi dan Bisnis. Jurnal Penelitian Inovatif ...