Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat

Gambaran Kualitas Hidup Lansia dengan Penyakit Kronis di Masyarakat Wilayah Petoran: Overview of Quality of Life of Elderly People with Chronic Diseases in the Community

Didik Iman Margatot (Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas ‘Aisyiyah Surakarta, Surakarta, Indonesia)
Ika Silvitasari (Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas ‘Aisyiyah Surakarta, Surakarta, Indonesia)
Ida Nur Imamah (Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas ‘Aisyiyah Surakarta, Surakarta, Indonesia)
Adi Prasetyo (Rumah Sakit Umum Daerah Kartini Karanganyar, Karanganyar, Indonesia)
Apridika Ajeng Kartika (Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas ‘Aisyiyah Surakarta, Surakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Pendahuluan:  Lansia dengan penyakit kronis merupakan kelompok rentan yang mengalami penurunan kualitas hidup akibat keterbatasan fisik dan tantangan psikososial. Penyakit kronis yang bersifat progresif dapat mengganggu aktivitas harian, relasi sosial, dan kenyamanan lingkungan hidup lansia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup lansia dengan penyakit kronis berdasarkan empat dimensi WHOQOL-BREF, yaitu fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan. Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan potong lintang. Sebanyak 60 lansia dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Instrumen WHOQOL-BREF versi bahasa Indonesia digunakan untuk mengukur kualitas hidup. Data dianalisis secara deskriptif melalui distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Mayoritas responden berusia 60–74 tahun (86,7%), laki-laki (76,7%), dan menderita hipertensi (78,3%). Kualitas hidup buruk ditemukan paling tinggi pada dimensi fisik (76,7%), diikuti lingkungan (60%), psikologis (50%), dan sosial (46,7%). Namun, 51,7% lansia menilai kualitas hidup secara umum masih dalam kategori baik. Kesimpulan: Kualitas hidup lansia dengan penyakit kronis paling rendah pada aspek fisik dan lingkungan. Dukungan sosial dan psikologis berkontribusi menjaga persepsi positif lansia terhadap hidup. Saran: Intervensi berbasis komunitas perlu difokuskan pada pemulihan fungsi fisik dan peningkatan kualitas lingkungan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jikis

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Other

Description

The scope of this journal is to publish research articles related to the health sector in general, especially health that leads to the community. This journal covers general health, namely nursing, hospital administration, midwifery, pharmacy, and other discussions related to the world of ...